TUGAS UJI T
1.
Pembudidaya memanen benih
ikan mas di suatu kolam. Pembudidaya menyatakan benih yang akan dijual adalah
ukuran 6 cm. Oleh karena itu, dilakukan sampling terhadap 15 benih untuk
mengetahui keseragamannya. Berikut ini adalah hipotesis dan datanya.
H0 = Rerata ukuran benih sama dengan 6 cm
H1 = Rerata ukuran benih tidak sama dengan 6 cm
|
Sampel
|
Ukuran
|
|
1
|
5.5
|
|
2
|
6.1
|
|
3
|
5.9
|
|
4
|
5.3
|
|
5
|
5.8
|
|
6
|
5.7
|
|
7
|
5.5
|
|
8
|
4.9
|
|
9
|
5.8
|
|
10
|
5.9
|
|
11
|
4.9
|
|
12
|
6.8
|
|
13
|
6.6
|
|
14
|
6.2
|
|
15
|
5.9
|
UJI
One-Sample T Test
Ø
Masuk
ke program SPSS
Ø
Kemudian
masuk ke Variable View, Terdapat sepuluh
atribut variabel yang perlu definisikan . Isi Ukuran dan Sampel dikolom
Name,Type (Numeric),Width( 8),
Desimal untuk sampel (0) dan Desimal untuk ukuran (1),Value (None), Missing (None),
Columns (8),Aligh (Center),Measure untuk sampel ( Nominal) untuk ukuran( Scale).

Ø
Masuk
ke Data View,masukan data pada Variable Sampel dan Ukuran

Ø
Klik
menu Analyze → Compare
Means → One-Sample T Test

Ø
Muncul
kotak dialog
Ø
Masukkan
variable ukuran pada kotak Test Variable
(s) dan masukkan 6 pada kotak Test
Value.

Ø
Klik
Option sehingga muncul kotak dialog
Ø
Isi 95 % pada condifent interval dan pilih exlude
cases analysis by analysis → Continue

Ø
Klik
OK

Ø
Sehingga
didapatkan data output One Sample T Test

Pada
table One –Sample Startistik memaparkan nilai statistic variable pencapaian
ukuran benih ikan sebagai berikut : jumlah sampling 15, rata-rata ukuran benih
ikan 5.787, standard deviasi 0.5330 dan standard error mean 0.1376.

Hipotesis
H0 = Rerata ukuran
benih sama dengan 6 cm
H1 = Rerata ukuran
benih tidak sama dengan 6 cm
Nilai t hitung (1.550) < t tab (1.761) dan
nilai sig. (2-tailed) 0.143 > nilai α 0.1
maka dapat di simpulkan H0 di
terima. Jadi karena H0 diterima maka rerata benih yang akan di jual memiliki ukuran 6 cm.
2.
Peneliti ingin
membandingkan perbedaan bobot ikan nila yang diberi pellet tanpa probiotik dan
pellet dengan campuran probiotik. Kemudian dilakukan sampling sebanyak 100 ekor
ikan nila pada hari yang sama. Oleh karena itu, peneliti membuat suatu
hipotesis. Berikut ini adalah hipotesis dan datanya.
H0 = Kedua strain memiliki rata2 berat yang sama
H1 = Kedua strain tidak memiliki rata2 berat yang sama
|
Interval nilai berat
|
Awal
|
Akhir
|
||
|
Nilai tengah
|
Frekuensi
|
Nilai tengah
|
Frekuensi
|
|
|
90 - 100
|
95
|
10
|
95
|
35
|
|
80 - 90
|
85
|
20
|
85
|
25
|
|
70 - 80
|
75
|
35
|
75
|
20
|
|
60 - 70
|
65
|
30
|
65
|
15
|
|
50 - 60
|
55
|
5
|
55
|
5
|
|
Total
|
100
|
100
|
||
Independent Sample T Test
·
Masuk ke program SPSS
·
Masuk ke Variable View,di
variable view masukan variable pada kolom Name
·
( variable, Frekuensi), masuk
data ke Data View.

·
Klik Analyze → Compare Means → Independent-Samples T Test

·
Sehingga kotak analog muncul. Masukkan
variable Nilai Tengah pada Test
Variable(s) dan Variable pada kotak Grouping
Variable

·
Klik
Define Group, masukkan nilai
variable pada group 1 dan 2

·
Klik continue sehingga kembali ke kotak dialog Independent-Sample T Test
·
Klik Options pilih tingkat kepercayan 95 % dan pilih Exclude cases analysis by analysis .

- Klik Continue
dan OK
- Sehingga diperoleh data output independent sample T
Test


Tabel di atas memaparkan
nilai statistic laut sebagai berikut: jumlah sampling 20, rata-rata tingkat
kecerdasan laki-laki 42.65, standard deviasi 22.432 dan standard error mean
2.492. sedangkan rata-rata tingkat kecerdasan perempuan sebesar 37.84, standard
deviasi 23.143 dan standard error mean 2.571. dan t hitung masing-masing 1.345
dengan sig. (2-tailed) 0.181.
Hipotensi
H0 = Kedua strain memiliki rata2 berat yang
sama
H1 = Kedua strain tidak memiliki rata2 berat
yang sama
Pada table di atas Nilai
t hit (1.345) < t tab (1.729) dan nilai sig. (2-tailed) 0.9 > 0.1 maka dapat di simpulkan H0 di terima. Sehingga bobot ikan nila yang diberi pellet
tanpa probiotik dan pellet dengan campuran probiotik memiliki rata2 yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar